Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku pesisimis akan terjadi perubahan yang signifikan di tubuh maskapai PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Walaupun ada pergantian direktur utama Merpati dari Sardjono Jhonny Tjitrokusumo ke Rudy Setyopurnomo.
"Nggak yakin bisa hebat," kata Dahlan saat Rapim Kementerian BUMN di Kantor PT Pann Multi Finance Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Dahlan menjelaskan jika kondisi keuangan perusahaan maskapai milik BUMN tersebut memang sudah tidak sehat secara korporasi. "Merpati secara teknis kan sudah tidak sehat (tidak sehat secara korporasi). Utang-utangnya begitu banyak," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di-clear-kan aja," kata Dahlan.
Sebelumnya sejumlah mantan karyawan Merpati berencana mendatangi BPK meminta agar Merpati diaudit.
Direktur Utama baru yaitu Rudy Setyopurnomo menargetkan Merpati bisa meraup keuntungan dalam 6 bulan. Pada 2011 Merpati mengalami kerugian Rp 750 miliar. Pada kuartal I-2012 ini saja, Merpati kembali rugi Rp 250 miliar, dan di April 2012 saja kerugian Merpati bertambah Rp 106 miliar.
"Kalau semua bekerja keras maka dalam 6 bulan Merpati sudah mendapatkan untung," kata Rudy ketika ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (14/5/2012).
(hen/hen)











































