"Silahkan saja mau diaudit, ya mungkin perlu juga kali ya? Agar pernyataan Dirut baru itu diverifikasi," ungkap Jhony saat berbincang dengan detikFinance, Selasa (29/5/2012).
Direktur Utama Merpati yang baru Rudy Setyopurnomo memang mengatakan pemecatan Jhony dikarenakan Merpati selalu merugi. Bahkan kerugiannya mencapai Rp 2 miliar per harinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soal pencopotan kan saya sudah terima dicopot, konspirasi atau tidak nggak pentinglah buat saya," tegasnya.
"Dalam konteks verifikasi, dan pengelolaan uang sepertinya perlu juga audit karena kalau versi saya ya tak pernah itu kita rugi. Bicara operasional dong ya? Kalau hutang lama ditumpuk-tumpuk lalu dihitung secara rata rata jumlah hari ya mungkin sampai. Tapi maksud saya tidak pernah tuh rugi sampai sebesar itu (Rp 2 miliar) per hari," papar Jhony lagi.
Seperti diketahui, SPM melaporkan dugaan adany konspirasi terkait pencopotan Sardjono Jhony Tjitrokusumo kepada BPK. SPM meminta klarifikasi kerugian Merpati Rp 2 miliar per hari yang menjadi alasan dicopotnya Jhony.
SPM sendiri menegaskan kinerja Merpati sudah terus membaik di tangan Jhony. Merpati kini dinahkodai oleh Rudy Setyopurnomo yang sebelumnya menduduki kursi Komisaris.
(/)











































