Sekretaris Kementerian BUMN, Wahyu Hidayat menerangkan, perusahaan negara siap menyumbang sejumlah dana. Setiap yayasan diwakili 50 anak yatim dan mendapatkan uang Rp 250 ribu per orang.
Tidak hanya anak yatim, para pembimbing juga mendapat dana bantuan Rp 500 ribu. Setiap yayasan diwakili 15 pembimbing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keberhasilan enam BUMN ini kiranya menginspirasi BUMN lainnya untuk bangkit, meningkatkan kinerja dan berprestasi pada tingkat global," tuturnya.
Majalah Forbes mendaftar 200 perusahaan yang tahan krisis global. Bahkan perusahaan ini masih mengalami pertumbuhan penjualan dan laba dua digit.
Mereka mencatat pendapatan US$ 36 triliun, naik 12%. Laba juga naik 11% menjadi US$ 2,64 triliun. Enam BUMN yang masuk dalam daftar adalah BRI, Bank Mandiri, Telkom, BNI, PGN dan Semen Gresik.
(wep/ang)










































