Pengusaha Anggap Penyatuan Zona Waktu Tak Penting

Pengusaha Anggap Penyatuan Zona Waktu Tak Penting

Ramdhania El Hida - detikFinance
Kamis, 31 Mei 2012 12:42 WIB
Pengusaha Anggap Penyatuan Zona Waktu Tak Penting
Jakarta - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto menilai rencana pemerintah untuk menyatukan zona waktu di Indonesia bukanlah kebijakan yang penting untuk saat ini. Pasalnya, masih banyak permasalahan rakyat harus didahulukan dan harus segera diatasi.

Demikian disampaikan Ketua Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto saat ditemui usai pengukuhan pengurus KADIN Indonesia Komite Brunei di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (31/5/2012).

"Saya dalam hal ini rada sependapat dengan Pak Jusuf Kalla, masih banyak permasalahan bangsa yang lebih urgen daripada itu," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suryo menambahkan tujuan pemerintah untuk penyatuan zona waktu ini pun tidak jelas. Meskipun pemerintah selalu berkilah demi ekonomi bangsa dengan adanya peningkatan nilai dagang bursa atau pasar modal karena bursa dapat dibuka lebih dulu dibandingkan waktu sebelumnya dengan GMT+7.

"Kalau kayak gitu mending disamaain sama New York saja donk, lebih bagus," tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) melakukan kajian untuk mulai menyatukan zona waktu di Indonesia menggunakan Waktu Indonesia Tengah (WITA) atau GMT+8 pada tanggal 28 Oktober 2012.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan tidak setuju dengan rencana penyatuan zona waktu di Indonesia yang akan dijalankan pemerintah. Kenapa? Menurut JK, tidak jelas apa yang menjadi dasar pemerintah melakukan penyatuan zona waktu tersebut.

(nia/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads