BPS: Rupiah Anjlok, Neraca Perdagangan Masih Aman

BPS: Rupiah Anjlok, Neraca Perdagangan Masih Aman

Ramdhania El Hida - detikFinance
Jumat, 01 Jun 2012 16:26 WIB
BPS: Rupiah Anjlok, Neraca Perdagangan Masih Aman
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) belum melihat adanya dampak pelemahan rupiah terhadap neraca perdagangan. Namun pergerakan harga emas perhiasan harus diwaspadai karena bisa menimbulkan faktor imported inflation.

"Sepertinya kalau untuk sekarang belum terpengaruh. Karena pelemahan rupiah yang besar kan baru-baru kemarin ini. Sedangkan data ekspor impor kita ini data dua bulan yang lalu," ujar Direktur Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Satwiko Darmesto, di Jakarta, Jumat (1/6/2012).

Sementara Direktur Statistik Harga BPS Sasmito Hadi Wibowo menyatakan, pihaknya akan memantau pergerakan harga emas karena komoditas ini menjadi salah satu acuan penentu inflasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi misal harga emas perhiasan naik maka imported inflation dari sana. Jadi kita waspadanya dari situ. Sekarang kita lihat harga emas turun, maka transmisi imported inflation belum sampai. Tidak tahu kalau bulan Juni ini, nanti kemungkinan besar imported inflation akan kelihatan baik karena penurunan nilai rupiah dan kenaikan harga emas," jelasnya.

Satwiko berharap pelemahan rupiah tidak memberikan pengaruh pada ekspor yang bakal berdampak neraca perdagangan Indonesia.

"Mudah-mudahan tidak berpengaruh besar (ke ekspor), yang pasti para pengekspor juga akan menyiasati agar tetap bisa ekspor, misalnya dengan membuat smelter," tambah Satwiko.

(nia/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads