Qantas memperkirakan laba sebelum pajak dalam setahun yang ditutup pada 30 Juni adalah Aus$ 50-100 juta. Bandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Aus$ 552 juta.
Dalam pernyataannya kepada pasar saham, Qantas menyalahkan buruknya kondisi operasional global yang dipicu oleh krisis ekonomi Eropa dan harga bahan bakar yang mencapai rekor tertinggi. Harga saham Qantas anjlok lebih dari 15% dan diperdagangkan pada Aus$ 1,2 di sesi I perdagangan hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rute internasional Qantas diperkirakan akan mencatat kerugian lebih dari Aus$ 450 juta, naik dua kali lipat dibanding tahun keuangan sebelumnya yakni Aus$ 216 juta. Sebaliknya, rute domestik yang jauh lebih sehat dan maskapai low-cost Jetstar diperkirakan akan mencetak laba lebih dari Aus$ 600 juta.
“Kami akan fokus mengembalikan bisnis internasional Qantas supaya mencetak profit pada 2014. Juga untuk kombinasi bisnis domestik dan internasional Qantas melampaui beban modal mereka secara berkelanjutan mulai 5 tahun dari Agustus 2011,” kata Joyce, dikutip dari AFP (5/6/2012).
Sebagai upaya menghentikan penurunan profit lebih jauh, bulan lalu Joyce mengumumkan bahwa Qantas akan memisahkan divisi bisnis internasionalnya dari operasi domestik. Kedua entitas yang saat ini tergabung dalam Qantas Airways itu akan beroperasi terpisah mulai Juli dengan chief executive dan laporan keuangan masing-masing.
Aksi ini diumumkan beberapa hari setelah Joyce mengatakan 500 karyawan akan di-PHK akibat beratnya biaya perawatan dan operasional mesin.
“Kami telah mengambil tindakan tegas untuk mengurangi kerugian di Qantas internasional dengan menghapus rute-rute yang rugi, mengurangi investasi modal dan merubah teknik mesin Qantas,” kata Joyce Kamis lalu.
“Perkenalan struktur Qantas Group yang baru dengan CEO-CEO berdedikasi untuk Qantas International dan Qantas domestik akan memperkuat bisnis kami.”
Joyce mengatakan, dari perubahan yang telah dibuat ini, lebih dari Aus$ 300 juta akan masuk ke dalam keuntungan tahunan. Dia juga menambahkan, Qantas punya saldo lebih dari Aus$ 3 miliar dan berada di posisi pemodalan yang kuat.
“Grup mengalihkan pendanaannya mayoritas pada pembayaran pesawat 2012/2013 dan sisanya akan dimanfaatkan untuk masa depan dengan mengoperasikan arus kas, kas cadangan dan utang tersedia,” kata Joyce.
(ang/ang)











































