Pedagang Bakso Cs Protes Kuota Impor Daging Dipangkas 60%

Pedagang Bakso Cs Protes Kuota Impor Daging Dipangkas 60%

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 05 Jun 2012 12:52 WIB
Pedagang Bakso Cs Protes Kuota Impor Daging Dipangkas 60%
Jakarta - Ratusan para pengusaha bakso sampai peritel besar melakukan demonstrasi di Kantor Kementerian Pertanian hari ini. Mereka menuntut protes dikuranginya kuota impor daging sapi sebesar 60%, yang berdampak melonjaknya harga daging sapi hingga Rp 100.000 Kg.

"Salah satu faktor penyebab terjadinya kenaikan harga dikarenakan kelangkaan daging. Dimana langkanya daging ini dikarenakan kebijakan kuota importasi daging,” kata Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya, Sarman Simanjorang, di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (5/6/2012).

Sarman menuturkan kebijakan Kementerian Pertanian yang mengurangi secara drastis kuota impor daging sapi hingga 60% dengan harapan bahwa daging lokal akan mampu mensuplai kebutuhan daging sesuai dengan hasil sensus sapi tahun 2011, namun kenyataanya justru sebaliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari hasil sensus sapi 2011 tersebut hasilnya Indonesia mamiliki sapi sekitar 14,8 juta ekor dengan potensial stok sapi siap potong 2,3 juta ekor sebagai realisasi dari program Indonesia swasembada sapi pada 2014," ujarnya.

Kenyataannya akibat kebijakan tersebut, pada Februari-Maret 2012 harga daging sapi naik tidak wajar pada kondisi permintaan rendah atau bukan musim permintaan tinggi seperti Lebaran. Artinya supplai daging sapi berkurang khususnya di DKI Jakarta dan sekitarnya, kebutuhan daging sapi 100% disuplai dari luar Jakarta.

"Harga daging saat ini saja mencapai Rp 94.000-Rp 100.000 per Kg. Ingat ini belum memasuki bulan Puasa dan Lebaran, padahal harga normalnya daging hanya RP 60.000 – Rp 64.000 per Kg," tandasnya.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads