"Salah satu faktor penyebab terjadinya kenaikan harga dikarenakan kelangkaan daging. Dimana langkanya daging ini dikarenakan kebijakan kuota importasi daging,β kata Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya, Sarman Simanjorang, di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (5/6/2012).
Sarman menuturkan kebijakan Kementerian Pertanian yang mengurangi secara drastis kuota impor daging sapi hingga 60% dengan harapan bahwa daging lokal akan mampu mensuplai kebutuhan daging sesuai dengan hasil sensus sapi tahun 2011, namun kenyataanya justru sebaliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenyataannya akibat kebijakan tersebut, pada Februari-Maret 2012 harga daging sapi naik tidak wajar pada kondisi permintaan rendah atau bukan musim permintaan tinggi seperti Lebaran. Artinya supplai daging sapi berkurang khususnya di DKI Jakarta dan sekitarnya, kebutuhan daging sapi 100% disuplai dari luar Jakarta.
"Harga daging saat ini saja mencapai Rp 94.000-Rp 100.000 per Kg. Ingat ini belum memasuki bulan Puasa dan Lebaran, padahal harga normalnya daging hanya RP 60.000 β Rp 64.000 per Kg," tandasnya.
(rrd/hen)











































