Ironis, NTT Lumbung Sapi Tapi Masyarakatnya Jarang Makan Daging

Ironis, NTT Lumbung Sapi Tapi Masyarakatnya Jarang Makan Daging

- detikFinance
Selasa, 05 Jun 2012 14:50 WIB
Ironis, NTT Lumbung Sapi Tapi Masyarakatnya Jarang Makan Daging
Jakarta - Beberada daerah di Indonesia saat ini sudah swasembada sapi seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali. Sayangnya wilayah seperti NTT, kalangan masyarakatnya masih sedikit sekali yang makan daging.

"Sebagai penghasil sapi, NTT sudah swasembada sapi, namun angka konsumsi daging sapi di daerah tersebut masih minim sekali," kata Suswono di Kantornya, Selasa (5/6/2012).

Bahkan atas minimnya angka konsumsi tersebut, ia sudah menegur Gubernur NTT, jangan sampai kondisi tersebut terus berlangsung. "Saya sudah tegur gubernurnya, 'Ini bagaimana Pak Gubernur sebagai swasembada sapi tapi peternak dan warganya jarang makan daging sapi'," ucap Suswono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenyataanya karena daya beli masyarakat NTT terhadap konsumsi daging sangat rendah. "Kalau sudah daya beli yang rendah sulit, harga yang mahal membuat rakyat di NTT mencari alternatif konsumsi protein lainnya seperti dari unggas, memang sebenarnya untuk saat ini, daging sapi lebih banyak dikonsumsi kalangan menengah atas apalagi untuk daging impor," ujarnya.

Tetapi yang menjadi fokus dirinya selain swasembada sapi 2014, juga adanya peningkatan konsumsi daging masyarakat indonesia. "Dibandingkan negara-negara lain konsumsi daging sapi kita masih rendah yakni hanya 1,9 Kg per tahun per kapita," tandasnya.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads