Maskapai asal Timur Tengah, Etihad Airways, berniat untuk menambah kepemilikan sahamnya di Virgin Australia hingga 10%. Sebelumnya, Etihad sudah membeli saham Virgin lewat pasar modal.
Dalam keterbukaan informasi Virgin di bursa Australia, Rabu (6/6/2012), dalam beberapa pekan terakhir ini Etihad sudah membali 3,96% kepemilikan saham melalui mekanisme pasar.
Maskapai yang bermarkas di Abu Dhabi itu butuh persetujuan Australian Foreign Investment Review Board (FIRB) supaya bisa menguasai kepemilikan Virgin hingga di atas 4,9%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pastinya kami tidak ingin menjadi investor mayoritas. Kami sudah puas dengan menguasai kepemilikan mayoritas sehingga cukup mempererat kerjasama dengan Virgin Australia."
Kedua maskapai itu memang sudah lama bekerjasama melalui berbagi rute penerbangan alias codesharing dan beberapa kerjasama lainnya.
Selain di Virgin, Etihad juga sedang gencar membeli dan meningkatkan kepemilikan sahamnya di maskapai lain. Sebelumnya, kepemilikan sahamnya di Air Berlin sudah ditingkatkan menjadi hampir 30%.
Maskapai swasta itu juga punya 40% kepemilikan saham di Air Seychelles. Hogan mengatakan, Etihad juga ingin menempatkan direksi di Virgin pada saatnya nanti. (ang/dnl)











































