"Sudah, pokoknya sudah," ujar Dahlan singkat saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (6/6/2012).
Dahlan tak mau menyebutkan siapa dirut baru tersebut, apakah berasal dari direksi Sarinah saat ini atau dari orang luar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu awal menjabat sebagai Dirut Sarinah pada 15 Mei 2012, sebagai anak muda saya mempunyai mimpi yang banyak, namun mimpi tersebut tidak selalu bisa terwujud semua," kata Jimmy.
Dan banyak mimpi-mimpi membawa Sarinah lebih besar lagi terhadang dan tidak kesampaian. "Banyak rencana di 2009 sampai sekarang tertunda, makanya kami persiapkan roadmapas atau Rencana kerja jangka panjang (RJP) yang sudah kita susun setahun ini, namun tidak mungkin RJP tersebut saya laksanakan sampai selesai," katanya.
Dikatakan Jimmy, RJP yang sudah disusun dan siang ini akan dipaparkan ke Pemegang saham jika disetujui membutuhkan waktu dari 2012-2016 agar selesai dilaksanakan.
"Jika saya yang memimpin, masa jabatan saya akan habis pada 2014, makanya lebih baik saat ini saja RJP sudah ada, ada teman-teman yang melanjutkan RJP ini yang masa jabatannya dari 2012-2017 (5 tahun)," jelasnya.
Diungkapkan Jimmy, ada beberapa rencana yang seharusnya 2011 hingga sampai saat ini tertunda salah satunya rencana untuk segera go publik atau initial public offering (IPO) dan rencana pencanangan mega proyek Sarinah.
(dnl/hen)











































