Ketua Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayur Segar Indonesia (Assibisindo) Kafi Kurnia mengatakan, para importir ini berjasa memenuhi kebutuhan buah dan sayuran untuk masyarakat.
"Iya, kami itu memposisikan diri sebagai patriot, di mana memperjuangkan agar masyarakat Indonesia mendapatkan asupan buah yang cukup tiap harinya," kata Kafi kepada detikFinance, Sabtu (16/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini konsumsi buah masyarakat Indonesia masih minim, yakni hanya 32 kg-35 kg per kapita per tahun. Sementara berdasarkan rekomendasi FAO, konsumsi buah seharusnya paling standar mencapai 75 kg per kapita per tahun, jadi kita masih kurang setengahnya," ungkapnya.
Lewat alasan ini para pengimportir buah menganggap dirinya patriot. Karena para importir pengusaha berjuang untuk mensuplai dan memenuhi konsumsi buah masyarakat Indonesia.
"Baik itu dari buah lokal (buah nuasantara) maupun buah impor, kalau buah lokal suplainya kurang dikarenakan faktor musim, buah imporlah yang menjadi pilihan," tegasnya.
(rrd/dnl)











































