"Jangan sampai kita hanya berfikir mendapat apa, tanpa berupaya menyumbang peran dan pikiran," kata SBY dikutip dari naskah pidatonya di KTT G20 di Los Cabos, Mexico, Minggu (17/6/2012) waktu setempat.
Menurutnya, dunia belakangan ini semakin soroti peranan Indonesia sebagai kekuatan regional. Potensi yang dimiliki ini bisa berperan buat meminimalkan dampak krisis keuangan Eropa terhadap ekonomi nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menghadapi ancaman krisis dunia saat ini, Indonesia ingin ulangi keberhasilannya pada 2008 lalu. Yaitu menjadi satu dari tiga negara tersukses menjaga pertumbuhan positif dalam situasi krisis global di saat sebagian besar lainnya alami penurunan.
Salah satu indikasi keberhasilan tingkat pengangguran yang bisa ditekan hingga 6% dan tidak ada pemberhentian besar-besaran. Di Spanyol, saat ini pengangguran terdidiknya mencapai 40%.
Keberhasilan mengendalikan krisis 2008 salah satunya karena adanya peringatan yang cukup sehingga dapat antisipasi dan membangun opsi untuk menjaganya. Peringatan itu didapat dari hasil interaksi di berbagai forum internasional, seperti G-20.
"Dengan kesiapan menghadapi perubahan, kita bisa mengubah krisis menjadi peluang," tegasnya.
"Jangan tidak percaya diri bahwa kita akan menjadi negara besar. Apa yang kita lakukan selama ini, kerja keras semua rakyat, bukan sesuatu yang tanpa hasil," imbuh SBY.
(lh/ang)










































