Oktober, Star Air Buka Rute Jakarta-Kuala Lumpur

Oktober, Star Air Buka Rute Jakarta-Kuala Lumpur

- detikFinance
Jumat, 20 Agu 2004 18:00 WIB
Bandung - Maskapai penerbangan Star Air berencana membuka jalur penerbangan Jakarta-Kualalumpur pada akhir Oktober 2004 nanti. Untuk itu, Star Air berencana menambah armadanya dengan satu unit pesawat jenis MD-83 yang mempunyai kapasitas 162 tempat duduk.Hal itu diungkapkan Public Relations Manager Star Air, Nurwulan Handayani, ketika mengumumkan kerjasama antara Star Air-Citibank yang membuka kembali program "Passport to Bali" dalam konferensi pers di Embargo Cafe, Bandung Super Mal, Jl. Gatot Subroto, Bandung, Jumat (20/8/2004).Rencananya, Star Air akan melayani satu kali penerbangan per hari untuk jalur tersebut dengan menggunakan pesawat jenis MD-83. "Semuanya kelas ekonomi," tutur Nurwulan. Menurut Nurwulan, ketertarikan Star Air membuka rute tersebut selain karena peningkatan jumlah penumpang dari Indonesia menuju Malaysia, juga negeri jiran tersebut dianggap memiliki nilai kompetitif sebagai lokasi tujuan wisata dan mulai menyaingi negara tetangganya, Singapura. District Manager Jakarta Raya Star Air, M. Zaini, pada kesempatan yang sama menambahkan, berdasarkan data yang diperoleh Star Air menyebutkan, sekitar 7,8 juta orang masuk ke Malyasia setiap tahunnya.Zaini menambahkan, dari segi biaya operasional, kebijakan penghapusan pajak (tax holiday) yang diterapkan pemerintah Malaysia juga menjadi penyebab Star Air membuka rute penerbangan regional tersebut. "Kebijakan tersebut dapat menekan biaya operasional yang dikeluarkan di bandara," katanya. Ia juga mengungkapkan, izin membuka rute penerbangan dari Departemen Perhubungan sudah dikantongi sejak sebulan lalu. "Rencananya baru akan melayani satu kali penerbangan dengan pesawat jenis MD-83 yang mempunyai kapasitas 162 tempat duduk," katanya.Untuk tarif, dijelaskan Zaini, pihak Star Air belum menentukan besarannya. Namun ia mengungkapkan, besaran tarif pesawat tersebut diperkirakan berada di kisaran US$ 50-100. Menurutnya, dalam dua bulan pertama pihaknya menargetkan rata-rata 65-70 persen kursi terisi.Hingga kini, Star Air baru mempunyai amada yang terdiri dari 3 pesawat jenis Boeing 737-200 dan 3 pesawat jenis MD-83 buatan tahun 1991. Selama ini Star Air baru melayani rute penerbangan domestik dari Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, Denpasar, Medan, Balikpapan dan Kupang. Per Juni-Juli 2004, tingkat isian pesawat (seat load factor) untuk seluruh penerbangan mencapai 91,25 persen. (ani/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads