Pelindo II dan 7 Instansi Pangkas Birokrasi di Pelabuhan

Pelindo II dan 7 Instansi Pangkas Birokrasi di Pelabuhan

Ramdhania El Hida - detikFinance
Kamis, 21 Jun 2012 15:20 WIB
Pelindo II dan 7 Instansi Pangkas Birokrasi di Pelabuhan
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo) menandatangani kesepakatan dengan 7 instansi pemerintah di Pelabuhan Tanjung Priok untuk menerapkan Inaportnet dalam rangka mendukung implementasi National Single Window (NSW). Penerapan Inaportnet ini akan dilaksanakan di bawah koordinasi Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok demi kelancaran arus barang dan kinerja pelayanan ekspor Impor.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe A Pelabuhan Tanjung Priok, Kantor Syahbandar Kelas Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Jakarta II serta Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok.

Direktur Utama PT Pelindo RJ Lino menyatakan program ini dilakukan untuk membuat biaya pelaksanaan ekspor impor bisa lebih efisien.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan efisiensi ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya dalam acara penandatanganan nota kesepahaman ini di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (21/6/2012).

Inaportnet merupakan sistem layanan tunggal yang mengintegrasikan layanan kebutuhan administrasi perkapalan di seluruh instansi terkait. Layanan ini memungkinkan pengurusan administrasi online untuk surat izin kelaikan berlayar, kesehatan kapal, surat bebas karantina, izin masuk dan keluar bagi pekerja kapal, dan lain sebagainya.

Sistem ini mempercepat implementasi NSW di Indonesia dan mendorong kelancaran arus barang serta kinerja pelayanan ekspor dan impor.

Implementasi, sistem ini akan mulai diujicobakan pada 1 Juli 2012 di PT Pelindo II pelabuhan Tanjung Priok sebagai instansi yang dinilai Dirjen Perhubungan Laut paling siap dari segi infrastruktur. Suksesnya sistem ini akan mempermudah port clearance atau ketertiban pada pelabuhan untuk mempercepat penerapan Indonesia National Single Window (INSW).

Ke depan Inaportnet direncanakan berintegrasi dengan Indonesia Logistic Community System (ILCS). Tren sekarang ini semua sudah bisa dilakukan secara online sehingga sistim logistik harus bisa mengikuti tren itu.

Pelindo II juga terus berkomitmen mewujudkan sistem logistik yang efisien dan efektif. Penggunaan teknologi informasi akan meningkatkan efisiensi kinerja layanan kapal. Mengingat kapal merupakan sarana pengangkut tak terpisahkan dari percepatan proses arus barang.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads