Kena Dampak Kemarau, Harga Kubis di Sumsel Melonjak 300%

Kena Dampak Kemarau, Harga Kubis di Sumsel Melonjak 300%

Taufik Wijaya - detikFinance
Senin, 25 Jun 2012 10:36 WIB
Kena Dampak Kemarau, Harga Kubis di Sumsel Melonjak 300%
Palembang - Mulai masuknya musim kemarau beberapa hari terakhir berdampak pada sejumlah harga sayuran para petani di Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel). Harga kubis yang biasanya dijual Rp 2.000 per kilogram naik menjadi Rp 8.000 per kilogram naik 300%.

Sayur sawi yang biasanya Rp 4.000 ribu per kilogram kini menjadi Rp 8.000 per kilogram, begitu juga harga wortel yang sebelumnya Rp 2.000 kilogram, kini dijual menjadi Rp 8.000 per kilogram.

"Kami terpaksa membeli sebagian sayuran yang dikirim dari Pagaralam, apalagi jumlah pembeli berkurang, kecuali para pemilik rumah makan, yang terpaksa membelinya," kata Pebriansyah, pedagang sayuran di Pasar Induk Jakabaring, Senin (25/06/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Pebriansyah, setiap kali musim kemarau harga sayuran naik. Tapi tidak seperti setinggi saat ini. "Kalau bulan puasa nanti,
entah berapa harganya," lanjutnya.

Kenaikan harga sayuran ini juga dikeluhkan para ibu rumah tangga. "Ya, terpaksa makan sayuran yang ditanam di rumah. Daun ubi atau kangkung.
Mau beli kubis atau wortel harganya mahal nian," kata Indri seorang warga Kalidoni.

(tw/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads