Bos AP II: Rating Soekarno-Hatta Jelas di Bawah Changi Singapura

Bos AP II: Rating Soekarno-Hatta Jelas di Bawah Changi Singapura

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 25 Jun 2012 18:12 WIB
Bos AP II: Rating Soekarno-Hatta Jelas di Bawah Changi Singapura
Jakarta -

PT Angkasa Pura II (AP II) mulai tahun ini memberanikan diri untuk mendaftarkan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) untuk di-rating melalui Airports Council International (ACI).

Bandara Soetta salah satu dari 5 bandara utama di Indonesia yang akan didaftarkan ke ACI untuk mendapatkan rating kualitas layanannya.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri Sutikno mengatakan, diharapkan mulai tahun depan posisi rating kualitas layanan Bandara Soetta mulai dapat diketahui. Menurutnya pihaknya siap menerima apapun hasil rating tersebut, agar mendapat masukan untuk melakukan perbaikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tri mengakui saat ini kenyataannya kualitas layanan Bandara Soetta memang masih tertinggal dibandingkan dengan bandara-bandara negara tetangga antaralain Bandara Internasional Suvarnabhumi Thailand, Changi Singapura dan Kuala Lumpur International Airport.

"Kalau sekarang jelas di bawah Changi, nggak apa lah, nanti hasil rankingnya 20-30 apapun hasilnya, agar kita nanti terpacu untuk terus memperbaiki," katanya kepada detikFinance, Senin (25/6/2012)

Menurutnya langkah ini bagian dari dorongan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang meminta agar AP II tak takut untuk mendaftarkan Bandara Soetta ke ACI. Pihaknya awalnya berencana akan melakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum adanya tim survei dari ACI.

"Awalnya nggak berani, rencana dari kita kalau sudah jadi semua baru kita daftarkan, tapi Pak Menteri minta sekarang saja, nggak apa-apa, apapun hasilnya," katanya.

Menurutnya bandara lainnya yang di bawah pengelolaan AP II yang akan didaftarkan ke ACI antaralain Bandara Kuala Namu Medan. Diharapkan jika tahun ini sudah didaftar maka hasil rating akan keluar tahun depan.

"Kita daftarkan Soekarno-Hatta dan Medan, apakah nanti rating-nya di posisi 50 atau 100, minimal kita sudah tahu posisi kita, dari situ mana yang bisa diperbaiki," katanya.

Sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan gembira mendengar tekad para direksi Angkasa Pura I dan II untuk berkaca kualitas layanan bandara ke tingkat internasional. Menurut Dahlan, selama ini tidak ada keberanian untuk memasukkan bandara di Indonesia ke dalam sistem ranking internasional.

"Dengan demikian kita tidak tahu bandara kita itu termasuk bintang lima, empat, tiga, dua, satu, atau tidak berbintang sama sekali," katanya.

Dahlan menuturkan telah disepakati bandara Soekarno Hatta Jakarta, Juanda Surabaya, Ngurah Rai Bali, Hasanuddin Makassar, dan Kuala Namu Medan didaftarkan untuk diranking di tingkat internasional.

"Apa pun hasilnya akan diterima secara terbuka. Toh ada kesempatan untuk melakukan perbaikan, lalu dinilai lagi tahun berikutnya. Kalau ketakutan itu terus dipelihara, tidak akan ada dorongan yang kuat untuk berbenah," jelas Dahlan.

(hen/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads