Menurut laporan ini, Brazil menduduki peringkat teratas sebagai populasi paling melek keuangan. Diikuti oleh Meksiko, Australia, Amerika Serikat dan Kanada. Survey ini dilakukan sepanjang Februari hingga April 2012 dengan total 25,500 responden.
Laporan ini menyebutkan berbagai isu yang dibagi ke dalam kategori-kategori. Seperti jumlah simpanan dan dana darurat rata-rata yang dimiliki orang-orang, apakah orangtua bicara blak-blakan dengan anaknya tentang keuangan, serta apakah remaja dan kaum dewasa muda paham pengelolaan uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Anggaran rumah tangga: Brazil, Jepang, Australia
|
|
Orang-orang berpendapatan tinggi dan berpendapatan rendah ternyata memiliki angka yang mirip ketika berurusan dengan anggaran. 24.8% orang berpendapatan di bawah US$ 20,000 per tahun dan 24.7% orang berpendapatan di bawah US$ 75,000 per tahun mengatakan, mereka tidak mengatur anggaran rumah tangga.
2. Dana darurat: Hong Kong, Taiwan
|
|
Lebih dari 70% responden survey memiliki dana darurat kurang dari jumlah tiga bulan gaji. Ini artinya, jika ada krisis ekonomi mendadak seperti PHK massal, lebih dari separuh orang di dunia akan 'kere' mendadak.
Di tempat-tempat seperti Indonesia, Libanon, Pakistan dan Serbia, angkanya jauh lebih besar lagi. Di empat negara ini, hanya 13 – 14% dari populasi yang mampu bertahan lebih dari tiga bulan ketika terkena masalah keuangan pribadi.
Hampir 60% di beberapa bagian Asia mengatakan, mereka bisa bertahan dari masalah keuangan pribadi lebih dari tiga bulan. Sementara sepertiga atau lebih mengatakan bisa bertahan enam bulan bahkan lebih.
Di AS, rata-rata tiap orang memiliki simpanan setara dengan 2.9 kali pengeluaran bulanan. Responden Asia memiliki kesempatan terbaik bertahan dari krisis keuangan pribadi. Hong Kong dan Taiwan merupakan dua negara teratas di kategori ini.
Menariknya, 25% responden yang melaporkan tidak punya cukup dana darurat justru orang berpendapatan besar.
3. Pendidikan keuangan untuk anak: Meksiko, Brazil
|
|
Di negara yang ekonominya lebih maju, banyak orangtua tidak bicara mengenai uang pada anak-anaknya secara reguler. Keluarga-keluarga Amerika membicarakan uang dengan anaknya hanya sekitar 25.8 hari dalam setahun.
Sementara di Meksiko dan Brazil, orangtua sering bicara tentang uang pada anak-anaknya. Orangtua Meksiko bicara tentang uang setidaknya 41.7 hari dalam setahun, sementara Brazil 38.1 hari.
Kesimpulan
|
|
Meski negara maju seperti AS tergolong melek keuangan, tapi tentang keahlian mengelola uang, masyarakatnya pun masih butuh waktu lumayan panjang.
Halaman 2 dari 5










































