Emas 'Mengkilap' Pasca Keputusan Penyelamatan Eropa

Emas 'Mengkilap' Pasca Keputusan Penyelamatan Eropa

Wahyu Daniel - detikFinance
Sabtu, 30 Jun 2012 14:48 WIB
Emas Mengkilap Pasca Keputusan Penyelamatan Eropa
Foto: Reuters
New York - Harga emas naik 3% hingga tembus US$ 1.600 per ounce pada perdagangan kemarin. Kenaikan terdorong oleh keputusan para pemimpin Eropa untuk menyelamatkan perbankan dan ekonomi dari hantaman krisis.

Harga perak dan platinum juga ikut naik pasca keluarnya kesepakatan penyelamatan Eropa tersebut.

Stimulus moneter oleh bank sentral dan pemerintah ini membuat harga emas naik. Emas menjadi favorit bagi para hedge fund manager dan investor institusi untuk menahan kerugian akibat depresiasi nilai tukar dan inflasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan harga minyak di AS sebesar 9% turut membantu kenaikan harga emas dan komoditas lainnya, setelah munculnya kesepakatan di Eropa.

"Kenaikan harga emas akan berlanjut karena telah menembus level support US$ 1.525 per ounce, kemudian permintaannya juga tinggi. Saya pikir para pelaku pasar tidak akan menekan harga emas secara signifikan dalam waktu dekat ini," ujar analis komoditi dari HSBC James Steel seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (30/6/2012).

Pada Jumat (29/6/2012), harga spot emas naik 3,2% ke level US$ 1.599,66 per ounce. Perdagangan berjangka emas di AS untuk pengiriman Agustus juga naik US$ 53,8 per ounce ke level US$ 1.604,3 per ounce.

Meski begitu harga emas dalam 3 bulan terakhir masih turun 4%. Sementara harga spot perak naik 4,6% ke level US$ 27,54 per ounce.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads