Harga Cabai Makin 'Pedas,' Inflasi Juni Capai 0,62%

Harga Cabai Makin 'Pedas,' Inflasi Juni Capai 0,62%

Ramdhania El Hida - detikFinance
Senin, 02 Jul 2012 11:22 WIB
Harga Cabai Makin Pedas, Inflasi Juni Capai 0,62%
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi Juni 2012 mencapai 0,62%, angka ini lebih tinggi dari inflasi Mei lalu sebesar 0,07%.

Secara tahunan alias year on year inflasi Juni mencapai 4,53%, sementara inflasi tahun berjalan alias year to date (Januari-Juni 2012) mencapai 1,79%.

"Dari 66 kota di Indonesia, seluruhnya mengalami inflasi. Tertinggi di Ambon 2,39% lalu Manokwari 2,05%. Sementara inflasi terendah di Bima 0,04%," kata Kepala BPS, Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (2/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun pendorong inflasi Juni adalah cabai merah akibatnya kurang pasokan, karena masih ada hujan. Kenaikan harga cabai ini terjadi di 60 kota.

Di Padang harga cabai naik 101%, di Pematang Siantar naik 90%, dan kota lainnya naik 10-80%.

Selain itu, bawang putih juga naik karena terbatasnya pasokan. Kenaikan harga bawang putih terjadi di 63 kota sebesar 10-67%. Daging ayam ras juga naik dan mendorong inflasi, kenaikan terjadi di 56 kota.

Selain itu, pendorong inflasi Juni adalah gula pasir, dan juga elpiji 3 kg yang sempat langka pasokannya, serta telur ayam ras.

"Emas perhiasan juga naik di 51 kota. Tertinggi terjadi di Makassar dan Sorong 4%, lalu Padang dan Tarakan 3%," jelas Suryamin.

Sedangkan penghambat inflasi adalah minyak goreng yang harganya turun di 45 kota. Harga pertamax yang terus turun juga menjadi faktor penghambat inflasi.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads