Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi Juni 2012 mencapai 0,62%, angka ini lebih tinggi dari inflasi Mei lalu sebesar 0,07%.
Secara tahunan alias year on year inflasi Juni mencapai 4,53%, sementara inflasi tahun berjalan alias year to date (Januari-Juni 2012) mencapai 1,79%.
"Dari 66 kota di Indonesia, seluruhnya mengalami inflasi. Tertinggi di Ambon 2,39% lalu Manokwari 2,05%. Sementara inflasi terendah di Bima 0,04%," kata Kepala BPS, Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (2/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Padang harga cabai naik 101%, di Pematang Siantar naik 90%, dan kota lainnya naik 10-80%.
Selain itu, bawang putih juga naik karena terbatasnya pasokan. Kenaikan harga bawang putih terjadi di 63 kota sebesar 10-67%. Daging ayam ras juga naik dan mendorong inflasi, kenaikan terjadi di 56 kota.
Selain itu, pendorong inflasi Juni adalah gula pasir, dan juga elpiji 3 kg yang sempat langka pasokannya, serta telur ayam ras.
"Emas perhiasan juga naik di 51 kota. Tertinggi terjadi di Makassar dan Sorong 4%, lalu Padang dan Tarakan 3%," jelas Suryamin.
Sedangkan penghambat inflasi adalah minyak goreng yang harganya turun di 45 kota. Harga pertamax yang terus turun juga menjadi faktor penghambat inflasi. (dnl/ang)











































