Wamendag Heran Konsumsi Masyarakat Melonjak di Bulan Puasa

Wamendag Heran Konsumsi Masyarakat Melonjak di Bulan Puasa

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 03 Jul 2012 16:25 WIB
Wamendag Heran Konsumsi Masyarakat Melonjak di Bulan Puasa
Jakarta -

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi heran terkait fenomena umum soal pola konsumsi masyarakat yang melonjak pada bulan Puasa. Padahal secara esensi pada bulan itu seharusnya waktu untuk bisa menahan diri.

"Saya tanya ke ustad-ustad bahwa Ramadhan itu bulan menahan diri, tapi ini konsumsinya malah melonjak," ungkap Bayu Krisnamurthi saat jumpa pers dengan wartawan di Kementerian Perdagangan, Selasa (3/7/12).

Peningkatan konsumsi yang akan terjadi seperti biasanya pada komoditi seperti daging sapi, susu, beras dan cabai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Daging sudah naik, walaupun belum Ramadhan, kita kan mengurangi impor daging, jadi wajar kalau harga daging mengalami kenaikan sebelum Ramadhan Lebaran," ungkapnya.

Selain itu, Daging ayam pun mengalami kenaikan yang cukup signifikan di beberapa provinsi. Berdasarkan pantauan Kemendag dari dinas provinsi yang membidangi Perdagangan di seluruh Indonesia, kenaikan harga daging ayam sebesar 5-10% terjadi di 8 provinsi.

Ada dua wilayah yang mengalami kenaikan di atas 10% yaitu Bengkulu dan Mamuju. Di Bengkulu harga daging ayam sudah mencapai Rp 38.000/kg

"Daging ayam naik. Mungkin ini implikasi dari harga daging sapi yang mahal. Ini terjadi Mamuju dan Bengkulu. Makanya nanti rendang sapi diganti saja dengan rendang ayam, perbanyak opor," papar Bayu

Lebih lanjut Bayu mengungkapkan pihaknya akan menggelar pasar murah di beberapa titik mulai tanggal 3 Juli ini, mencakup di 10 wilayah provinsi atau kota/kabupaten. Diantaranya Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jabar, Manado, Kalsel, Maluku, Maluku Utara dan NTT. Pemerintah juga membentuk Posko bahan kebutuhan pokok masyarakat oleh kementerian perdagangan yang bisa dihubungi.

"Jadwal pasar murah tahun 2012 rencananya akan digelar per 3 Juli 2012," katanya.

(zlf/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads