IMF Belum Merespon Permintaan Penjadwalan Utang RI

IMF Belum Merespon Permintaan Penjadwalan Utang RI

- detikFinance
Senin, 23 Agu 2004 14:42 WIB
Jakarta - Menneg PPN Kwik Kian Gie mengatakan sampai saat ini belum ada respon dari IMF atas permintaan Presiden Megawati agar IMF membantu penjadwalan ulang utangnya. Kwik menduga IMF menentukan langkahnya menunggu terbentuknya kabinet baru."Ibu Mega cuma mengatakan sudah sepantasnya IMF mengambil prakarsa membantu penjadwalan ulang utang. Ini cukup elegan, melontarkan kemudian menunggu respon. Sepanjang sepengetahuan saya belum ada respon. Dugaan saya IMF menunggu presiden mendatang," kata Kwik Kian Gie usai rapat dengan Komisi IX DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/8/2004).Kwik juga mengaku dalam permintaan penjadwalan utang itu permintaan Presiden tidak tegas. "Beliau hanya mengatakan karena IMF mengakui kesalahannya maka IMF mengambil prakarsa untuk membantu penjadwalan ulang utang," katanya.Namun menurut Kwik, berdasarkan penjelasan Cyrillus Harinowo (mantan perwakilan Indonesia di IMF) bahwa hal itu tidak bisa dilakukan karena dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga IMF tidak ada pembicaraan penundaan utang kalau negara tersebut tidak diikat dengan IMF dalam hubungan pengontrolan.Dijelaskan penjadwalan ulang utang yang dimaksud adalah penundaan pembayaran utang yakni untuk utang yang dibuat puluhan tahun lalu yang jatuh tempo 2004 atau 2005 untuk dibayar 20 tahun kemudian. "Dan itu pernah dilakukan untuk 5 tahun berturut-turut yakni yang jatuh tempo 1998-2003 semuanya ditunda melalui perundingan Paris Club," ungkapnya. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads