"Kita sekarang lagi fokus pada yang bermasalah, jadi ada yang punya rencana ground breaking tahun 2012 tapi punya masalah, apakah tanah, perizinan, atau mungkin dari, UU-nya atau lain-lain, pasti ada beberapa masalah," ujarnya saat ditemui di Kantor Bappenas, Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (4/7/2012).
Untuk tahun 2012 ini, terdapat 84 proyek dengan total nilai sekitar Rp 536 triliun yang direncanakan ground breaking. Namun, yang siap melakukan peletakkan batu pertama pada tahun ini baru sekitar 20 proyek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, lanjut Lucky, pemerintah akan berupaya menyelesaikan masalah tiap proyek. "Hambatannya itu perizinannya, terganggu tata ruang apakah masih ada infrastruktur yang dibangun, yang kita ingin kita fasilitasi tergantung masalahnya," jelasnya.
Namun, jika tidak dapat diselesaikan masalah untuk semua proyek, maka pemerintah akan mengutamakan proyek prioritas.
"Karena kan sekarang sudah tengah tahun, jadi disampaikan ada masalah apa, walaupun toh pada akhirnya tidak bisa semua paling tidak, prioritas yang besar-besar, karena tidak mungkin juga laksanakan semuannya walaupun sudah teridentifikasi tapi yang kita kejar yang prioritas," tandasnya.
(nia/hen)











































