Hal ini disampaikan oleh Dirjen Bea Cukai Agung Kuswandono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2012).
"Realisasi tersebut merupakan 53,14% dari target penerimaan dalam setahun ini Rp 131,2 triliun," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkurangnya ekspor kelapa sawit mentah membuat realisasi penerimaan bea keluar ini menurun di bawah target.
"Pengusaha CPO ini sudah mulai mengolah produk tersebut, sehingga kalau sudah setengah jadi tarif bea keluarnya lebih rendah," ujar Agung.
Sementara untuk bea masuk, realisasinya sudah melewati target per 4 Juli yaitu 111,18% atau Rp 14,02 triliun. Secara tahunan, penerimaan bea masuk telah mencapai 56,66% dari target tahunan Rp 24,7 triliun.
Penerimaan cukai juga telah melebihi target yang ditetapkan 104,84% atau Rp 44,488 triliun. Pada APBN-P 2012, penerimaan cukai ditargekan Rp 83,3 triliun.
(nia/dnl)











































