Wirausaha Bisa Cegah Krisis Ekonomi

Wirausaha Bisa Cegah Krisis Ekonomi

Wiji Nurhayat - detikFinance
Sabtu, 07 Jul 2012 12:45 WIB
Wirausaha Bisa Cegah Krisis Ekonomi
Jakarta -

Enterpreneur alias wirausaha punya peran penting karena menjadi salah satu peredam saat Indonesia mengalami krisis. Wirausaha menjadi sarana penting dalam proses penyerapan tenaga kerja.

Menurut Deputi Bidang Industri dan Perdagangan Kementerian Koordinator Perekonomian Edy Putra Irawady, pasar domestik yang sangat besar menjadikan keuntungan sendiri bagi wirausaha dalam negeri.

"Tiga kali sudah kita terkena dampak krisis, tetapi kita redam dengan peran wirausahawan yang berperan dalam meningkatkan domestik market kita," kata Edy dalam sambutan pembukaan JCI (Jakarta Chamber Internasional Indonesia) di gedung Grahasawala, Kemenko, Jakarta, Sabtu (07/07/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ke depan kita butuh 'Saudagar Global' untuk terus meningkatkan wirausahawan kita." tambahnya.

Indonesia sendiri dipandang sebagai negeri yang unik karena mempunyai banyak keragaman etnik dan budaya yang bisa dijadikan brand wisata Internasional. Indonesia juga dipandang sebagai negara yang tidak punya musuh dan mempunyai sumber daya alam yang banyak.

Perlu dicatat, kata dia, SDM Indonesia yang 65% adalah usia produktif, yang bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi Indonesia ke depan.

"Kita tidak boleh lagi mengekspor barang mentah keluar tetapi kita olah untuk menjadi barang jadi yang akan meningkatkan nilai tambah," ungkap edi.

"Pertumbuhan ekonomi kita tumbuh sampai saat ini 6,3% dan target sampai dengan tahun 2012 adalah 6,5%, kita juga targetkan tahun 2013, pertumbuhan Indonesia mencapai 7,5%," kata Edi.

Edi mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi 1% saja sudah bisa menyerap 300-400 calon tenaga kerja baru. Saat ini, pendapatan perkapita Indonesia sudah mencapai US$ 3.840/kapita.

Jika rata-rata gaji penduduk Indonesia mencapai Rp 3 juta/bulan, maka di tahun 2025 pendapatan perkapita ditargetkan mencapai US$ 16.000/kapita.

"Kita terus tingkatkan pertumbuhan ekonomi kita dengan memaksimalkan kompetensi SDM, sekolah salah satunya yang mempunyai andil besar dalam human capital, jadi sekolah tidak hanya berguna sebagai pembaca tetapi mengembangkan pembaca untuk matang dalam mengembangkan kemampuan," pungkasnya.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads