PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah melakukan langkah-langkah mengatasi kepadatan Pelabuhan Merak. Mereka mengklaim saat ini antrean kendaraan khususnya truk di Pelabuhan Merak telah terurai.
"Kepadatan saat ini hanya 1 Km dari Pelabuhan Merak. Arus penyeberangan truk perlahan terurai," ujar Corporate Secretary PT ASDP Christine Hutabarat dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/7/2012)
Menurutnya ASDP masih bersiaga untuk kemungkinan arus penyeberangan di lintasan Merak - Bakauheni yang kembali ramai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya saat ini setidaknya masih terdapat sebanyak 500 unit kendaraan di luar pelabuhan dan tidak ada antrean di jalan tol menuju Pelabuhan Merak.
Berikut ini langkah-langkah yang telah dilakukan oleh perseroan:
- Menambah 2 (dua) unit kapal Ro-ro bantuan milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di lintasan Merak-Bakauheni, yaitu KMP. Roditha dari lintasan Lembar - Padangbai dan KMP. Kalibodri dari lintasan Semarang - Kumai;
- Jumlah kapal yang beroperasi minimal 28 kapal dan dapat beroperasi secara konsisten hingga 4 trip/hari/kapal;
- Meningkatkan trip kapal;
- Mengupayakan percepatan sandar kapal di Dermaga (Port Time) dari 60 menit menjadi 45 menit dengan menambah Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mempercepat bongkar muat di dermaga;
- Mengupayakan agar kapal (nakhkoda) melaksanakan instruksi dari petugas Ship Traffic Control (STC) secara konsisten, khususnya terkait dengan percepatan sandar kapal di dermaga;
- Sedang mengupayakan tambahan area parkir kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan Merak, dengan memanfaatkan area Stasiun Kereta Api yang terdapat di Pelabuhan Penyeberangan Merak.











































