"Stok kita tinggi jadi tidak ada masalah, kita punya 2,4 Juta ton di Gudang Bulog selain itu kita juga terus memperhatikan semua indikator," kata Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso kepada di gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Selasa (10/07/12).
Indakator itu antaralain perkembangan produksi dalam negeri, perkembangan harga dan stok cadangan beras pemerintah (CBP). Saat ini Bulog punya CBP sebesar 468.000 ton cadangan beras pemerintah. "Jadi kita aman 9 bulan ke depan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk impor, kita akan monitor dulu semua keadaan dan kondisi di dalam negeri," Ungkap Sutarto.
Bulog pun terus memantau gerak harga beras di pasar umum yang cendrung merangkak. Dikatakannya, Bulog sudah menyiapkan langkah langkah untuk mengantisipasinya.
"Jika harga naik pada derajat tertentu maka akan ada operasi pasar dan beras murah kita sudah siapkan itu, selain itu penyaluran raskin harus lancar," Ungkap Sutarto.
(hen/hen)











































