"Garuda butuh 500 orang teknisi pertahunnya," jelas President and CEO GMF Aeroasia, Richard Budihadianto di Farnborough, Inggris, Kamis (12/7/2012).
Selama ini, lanjut Richard, Garuda memenuhinya dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mesin yang memenuhi syarat. Nah, anak SMK itu kemudian dididik hingga mendapatkan pendidikan setara Diploma II (D2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menjelaskan, bisnis perawatan pesawat, dengan melihat kondisi maskapai di Indonesia yang terus berkembang amat menjanjikan. Untuk Garuda saja, GMF akan menangani 194 pesawat pada 2015.
(ndr/hen)











































