"Seperti yang disampaikan kemarin, untuk semester II-2012 krisis atau risiko yang mulai tampak mungkin dari segi harga komoditas yang mulai menurun untuk Indonesia terutama dan ekspor yang melemah itu dua hal yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2012 dan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2013," ungkap Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (13/7/2012).
"Risiko yang perlu diperhatikan juga dari sisi penularan krisis finansial itu akan menimbulkan risiko yang perlu untuk dijaga dan itu juga memengaruhi confidence," imbuh Direktur Bank Dunia ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maka pertumbuhan ekonomi itu paling tidak menjaga tingkat pertumbuhan yang cukup. Namun lingkungan eksternalnya tidak sekuat apa yang terjadi pada 2010 atau 2011," kata Dia.
(dru/hen)











































