Pemerintah menargetkan volume perdagangan antara RI dengan Australia bisa mencapai angka US$ 15 miliar di 2015.
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengungkapkan kerjasama antara kedua negara tersebut perlu terus ditingkatkan karena masing-masing membawa keuntungan bagi negaranya.
"Kita telah dikunjungi oleh Menteri Luar Negeri Australia. Dalam pembahasan tadi salah satunya adalah menindaklanjuti kunjungan Presiden SBY ke Australia, Darwin pada 3 Juli 2012 lalu. Salah satunya adalah peningkatan kerjasama dalam industri peternakan kemudian infrastruktur dan people to people dalam pendidikan dan ekonomi secara umum," kata Marty dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Australia di Jakarta, Senin (16/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Marty, pada 2011 sendiri nilai investasi RI di Australia telah meningkat hingga 11%. "Hal ini menunjukkan betapa hubungan ini saling menguntungkan dan mencerminkan kemitraan kedua negara," terang Marty.
Selain itu, Marty mengatakan yang menjadi pembahasan lain adalah bagaimana meningkatkan kerjasama dalam hal penyelamatan alias rescue di lautan dan penanganan anak-anak RI di Australia yang diduga terlibat dalam penyelundupan. (dru/dnl)











































