"Mahasiswa tidak perlu Marah jika BBM naik Rp 1.500 per liter,karena itu 5 kali sms,kurangi saja sms 5 kali tiap harinya, masa pilih sms daripada menolong kita semua dan menolong APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)," kata Jusuf Kalla di Gedung DPR Nusantara V, Selasa (17/7/2012).
Dikatakan JK pangilan akrabnya, pasalnya saat ini ketersediaan energi di Indonesia cukup memprihatinkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan JK, dengan kondisi tersebut, naik turunnya produksi punya resiko yang sama.
"Kalau harga minyak dunia naik membuat subsidi negara juga naik, kalau harga minyak turun pendapatan negara yang menurun, kalau minyak naik didefinisikan siapa yang harus membayarnya? tetapi jika minyak turun pendapatan negara menurun tetapi konsumen (rakyat) merasa terbantu," imbuhnya.
Apalagi saat ini kata Jk, beberapa bulan lalu harga minyak masih US$ 110 per barel, sekarang ini turun sekitar US$ 90 per barel.
(rrd/dru)











































