"Sudah beberapa hari ini permintaan telur meningkat, seiring kebutuhan nanti puasa jadi naik, biasanya 100 sampai 120, sekarang naik jadi 150," ungkap ibu Wahyu kepada wartawan di Pasar Santa, Jakarta, Rabu (18/7/2012).
Bahkan, kenaikan ini diperkirakan akan terus terjadi. Berdasarkan pengalaman-pengalaman terdahulu. Kebutuhan masyarakat terhadap telur akan meningkat beberapa hari menjelang lebaran. Karena untuk kebutuhan dalam membuat kue-kue lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Pasar Santa ini, para pedagang membanderol harga rata-rata untuk 1 kg telur senilai Rp 20 ribu/kg, atau naik Rp 2 ribu dalam beberapa hari ini. "Harganya 20 ribu/kg tadinya Rp 18 ribu, baru beberapa hari ini karena permintaan banyak," imbuhnya.
Sementara untuk komoditi lain seperti daging sapi dan daging ayam, harga naik berkisar di angka 5%.
Untuk harga daging sapi pedagang mematok harga rata-rata Rp 80 ribu atau naik Rp 5 ribu dari harga sebelumnya, seperti penuturan seorang pedagang daging sapi di Pasar Santa, Gilin.
"Harga daging sapi sekarang per kg-nya, Rp 80 ribu. Tadinya Rp 75 ribu beberapa hari lalu, stoknya kurang. Tapi kita nggak jual impor ini," ungkap Gilin
Berbeda dengan daging ayam, ketersedian yang lancar tak membuat harga untuk 1 kg daging ini menurun. Pedagang ayam di tempat yang sama, Inu menuturkan permintaan ayam meningkat sehingga membuat para pedagang menaikan harga.
"Beberapa hari ini naik jadi Rp 20 ribu, asalnya Rp 18 ribu. Tapi stok kita lancar, permintaannya yang banyak," katanya.
(zlf/ang)











































