Associate Director Research Jones Lang LaSalle Indonesia, Anton Sitorus menerangkan, gedung menjulang akan banyak dibangun hingga delapan tahun mendatang di Indonesia. Pembangunan lebih banyak berlokasi di Jakarta.
"Berdasarkan Jones Lang LaSalle Indonesia dan Council on Tall Buildings and Urban Habitat gedung pencakar langit di Jakarta menjadi 75 gedung di 2012 dan 150 di 2015. Bahkan hingga 2020 akan bertambah lagi 100, menjadi 250 gedung," kata Anton di kantornya, SCBD, Jakarta, Rabu (18/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa. Diantaranya yang sudah kita kenal adalah Signature Tower, Menara Jakara, Asia Tower, Kuningan Persada, BDNI Tower dan sebagainya," tuturnya.
Tidak ada patokan khusus batasan minimal gedung pencakar langit. Namun dari konsesi internasional kategori Skyscraper Center adalah yang memiliki ketinggian minimal 150 meter.
Hingga kini tercatat 20 gedung pencakar langit telah berdiri di Jakarta, diantaranya:
- Wisma 46 Jakarta 250 m
- BCA Tower Jakarta 230 m
- Equity Tower Jakarta 220 m
- The Peak 1 & 2 Sudirman, Jakarta 219 m
- Graha Energi, Jakarta 217 m
- Kempinski Residences, Jakarta 215 m
- Bakrie Tower, Jakarta 214 m
- The Pinnacle, Jakarta 213 m
- Ritz-Carlton, Jakarta 212 m
- The Keraton, Jakarta 210 m
- The Plaza Tower, Jakarta 200 m
- Wisma Mulia, Jakarta 195 m
- UOB Plaza, Jakarta 194 m
- One Pacific Place, Jakarta 190 m
- Central Park Residences Tower I, Jakarta 188 m
- Central Park Residences Tower II, Jakarta 188 m
- Central Park Residences Tower III, Jakarta 188 m
- Pacific Place Apartment I, Jakarta 180 m
- Pacific Place Apartment II, Jakarta 180 m
- Menara Kadin Indonesia, Jakarta 169 m











































