Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di kantornya, Jakarta, Jumat (20/7/2012).
"Untuk Thailand konsep kedepannya mereka harus trade rice to fish (tukar beras dengan ikan). Jadi mereka ke depan sangat butuh ikan kita dan kita butuh beras mereka," ungkap Gita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Negara yang selama ini jadi pembantu kita dalam masalah beras dan terus membantu sampai saat ini salah satunya adalah Thailand," paparnya.
Meski begitu, Gita mengatakan pemerintah tidak mau terus-terusan bergantung kepada impor dalam penyediaan stok beras. Rencana aksi barter ini dikatakan Gita sudah disampaikan kepada Presiden SBY.
"Jadi jika kita tidak bisa memaksimalkan produksi beras ke depan di dalam negeri, maka pola konsumsi kita yang masih 140 kg/orang/tahun kebutuhan beras harus kita penuhi dengan importasi," katanya.
(dnl/dnl)










































