Pertamina Tolak Perpanjang Kontrak Exxon di Blok Cepu
Rabu, 25 Agu 2004 15:12 WIB
Jakarta - PT Pertamina (persero) menolak memperpanjang kontrak blok Cepu yang dikelola oleh ExxonMobil Oil Indonesia. Pasalnya Pertamina merasa mampu mengelola blok tersebut pasca berakhirnya kontrak pada tahun 2010. Pertamina menilai dengan mengelola sendiri blok tersebut perusahaan dan negara akan lebih diuntungkan.Demikian diungkapkan Dirut Pertamina Widya Purnama dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/8/2004)."Kita tidak akan memperpanjang kontrak Exxon. Minggu ini surat keputusannya akan dikeluarkan," ujar Widya Purnama.Ditegaskannya pengelolaan blok Cepu oleh Pertamina merupakan kesempatan emas bagi perusahaan itu untuk mengalahkan Petronas yang merupakan perusahan minyak Malaysia. "Soalnya ini akan menguntungkan Indonesia. Jadi Pertamina akan menggarapnya sendiri," ujarnya.Kontrak Exxon di blok Cepu akan berakhir pada 2010. Jajaran direksi Pertamina sebelumnya yang dipimpin oleh Ariffi Nawawi sebetulnya siap untuk menandatangani kontrak perpanjangan Exxon. Alasannya, Pertamina akan mendapat keuntungan yang jauh lebih besar jika lapangan itu dikembangkan saat ini ketimbang menunggu tahun 2010. Bahkan Pertamina memperkirakan blok Cepu dapat memproduksi pertama kali minyaknya pada tahun 2006 sebesar 170 ribu barel per hari. Dengan demikian perusahaan menurut direksi lama jauh akan mendapat keuntungan karena Pertamina akan mendapat opportunity loss US$ 1,7 juta jika blok Cepu baru akan dikembangkan pasca 2010.
(san/)











































