Dituduh DPR Melenceng dari Tugas Menteri BUMN, Dahlan: Tidak Apa-apa

Dituduh DPR Melenceng dari Tugas Menteri BUMN, Dahlan: Tidak Apa-apa

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 23 Jul 2012 15:33 WIB
Dituduh DPR Melenceng dari Tugas Menteri BUMN, Dahlan: Tidak Apa-apa
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menanggapi enteng terhadap sindiran yang ditujukan oleh politisi di Senayan. Dahlan dinilai sering melenceng dari tugasnya sebagai Menteri BUMN.

"Tidak apa-apa," ungkap Dahlan di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (23/7/2012).

Sebelumnya, Anggota DPR dari Komisi VI, Aria Bima mengatakan tindakan yang dilakukan Dahlan dalam beberapa waktu terakhir sangat meleceng dari tugas dan fungsinya sebagai Menteri BUMN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya Aria Bima menjelaskan ada beberapa hal yang dilakukan oleh Dahlan dinilai sebagai aksi sensasi untuk menarik simpati.

"Cenderung tidak hanya sekedar cari nama atau sekedar cari populer tapi tidak berdampak ke ekonomi bangsa," ungkap Aria Kepada detikFinance, Sabtu (21/7/2012).

Aria menilai, aktivitas Dahlan yang sering naik KRL dan membagikan beras kepada masyarakat dengan alasan bantuan sosial atau CSR. Menurut Aria, tidak berdampak terhadap peningkat kinerja korporasi dari 141 BUMN.

"Pak Dahlan naik kereta api (KRL dan Kereta Ekonomi), kasih beras dengan CSR. Itu Dahlan secara pribadi tapi DPR mengawasi Dahlan berbuat sebagai menteri ini, kan tidak berdampak terhadap kinerja BUMN," sambungnya.

Selain itu, Politisi PDIP ini mengatakan jika aktivitas Dahlan yang sering menginap di rumah warga baik di rumah susun dan rumah warga miskin sangat bertolak belakang dengan tugasnya sebagai menteri BUMN yang seharusnya memajukan kinerja dan laba perusahan plat merah yang saat saat ini mash banyak yang merugi.

"Kayak nginep di rumah susun itu enggak nyambung sama tugasnya sebagai menteri," tambahnya.

Terakhir, Aria menyindir mantan Dirut PLN ini yang saat ini sedang sibuk menampilkan penggunaan mobil listrik ke media.

"Daripada naik mobil listrik, lebih baik Dahlan beresin masalah ASDP yaitu kemacetan di Merak, sidak di sana," tutup Aria.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads