"Naiknya barang kebutuhan pokok yang biasa terjadi setiap menjelang puasa dan lebaran ini terjadi dikarenakan masyarakat Indonesia banyak yang mendapat THR dan berbagai macam bonus dari tempat dia bekerja," kata Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan kepada wartawan di kantornya, Ragunan, Jakarta, Selasa (4/7/2012).
Menurut Rusman, THR dan bonus memimbulkan ekspektasi pasar, karena membuat masyarakat pendapatannya meningkat pada bulan puasa dan dunia usaha menaikkan harga produk mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan harga bahan pokok ini hanya efek psikologis saja, dan menurut Rusman, konsumen tidak keberatan dengan kenaikan harga tersebut asal tidak liar.
"Kenaikan harga ini efek psikologis saja, karena banyak dapat THR dan bonus, dan konsumen sendiri rela kok atas kenaikan tersebut, namanya juga mau lebaran, asal harga naikknya tidak liar seperti naik mencapai 30-40%, kalau naiknya cuma 5%-10% tidak masalah dan pemerintah juga bisa memahami itu, ya cuma setahun sekali," tegasnya.
(rrd/dnl)











































