"Dengan adanya ini kita harapkan pasar tidak terganggu biasanya memang pada awal-awal ini permintaan menurun saya tetap menghimbau agar para perajin kita tetap bisa bekerja," ujar Hatta saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Untuk impor kedelai, Hatta menyatakan para perajin tempe perlu melakukan impor secara langsung tanpa menggunakan pihak ketiga. Impor ini bisa dikoordinasikan dalam sebuah koperasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga kedelai ini pun, lanjut Hatta diharapkan bisa ditekan karena adanya rencana pembebasan bea masuk.
"Pasar kita itu sebetulnya 2,2 juta ton kebutuhannya, produksi kita sudah terserap semua 700-an lebih ribu ton jadi maksimum paling 1 juta (impornya), kalau bea masuknya sekitar Rp 350 per kg," tandasnya.
(nia/dru)











































