Di Bogor Tempe Menghilang Dari Pasaran

Di Bogor Tempe Menghilang Dari Pasaran

- detikFinance
Rabu, 25 Jul 2012 12:40 WIB
Di Bogor Tempe Menghilang Dari Pasaran
Foto: Dok. detikFinance
Bogor - Aksi Mogok kerja para perajin tempe mulai terasa. Di beberapa pasar tradisional di Kota Bogor, tempe menghilang dari pasaran. Jika biasanya kita bisa menemui tempe di tiap sudut pasar, kali ini tempe seperti ditelan bumi.

Sweeping pasar yang dilakukan oleh beberapa perajin tempe Rabu dini hari tadi, membuktikan jika tempe tidak lagi terlihat di pasaran. Saat melakukan sweeping di Pasar Bogor dan Pasar Merdeka, para perajin tempe tidak menemukan penjual tempe yang berjualan.

"Kami hanya menemukan satu saja penjual tahu, itu pun hanya satu kantong plastik," kata Darnoto, salah satu perajin tempe yang ikut sweeping kepada detikFinance, Rabu (25/07/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, menghilangnya tempe membuat penjual banyak mengambil alternatif lain untuk tetap mengais rejeki. Kebanyakan pedagang beralih menjual oncom sebagai pengganti tempe yang sekarang sulit ditemukan. "Tempe susah tidak ada yang masok, jual oncom saja yang penting masih bisa cari uang," ungkap Sodikun, salah satu pedagang oncom yang ditemui di Pasar Bogor.

Kaum ibu yang berbelanjapun sekarang banyak yang banting stir membeli oncom. Lantaran tidak adanya tahu tempe di pasaran. Beberapa ibu terpaksa membeli oncom untuk menu pelengkap. Selain harganya yang sangat terjangkau, oncom juga sangat mudah untuk didapatkan. "Tidak ada tempe ya gantinya oncom deh mas," jelas Jubaedah salah satu pembeli oncom ketika ditanyai detikFinance.

Menghilangnya tempe dari pasaran dikarenakan bahan baku tempe sendiri membumbung tinggi. Saat ini kedelai mencapai harga Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu rupiah per kilo. Untuk itu para perajin tempe terpaksa melakukan aksi mogok produksi untuk menekan kembali harga kedelai.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads