Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 25 Jul 2012 13:09 WIB

Daging Sapi Impor Belum Masuk Pasaran Akibat Salah Komunikasi

- detikFinance
Jakarta - Menteri Pertanian Suswono mengklaim kurangnya stok daging sapi beberapa waktu ini disebabkan adanya kesalahan komunikasi antara pihak importir dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan.

"Daging sapi problemnya kemarin ini ada salah pemahaman antara pengertian lembu dan sapi. Padahal kosakata ini sama maknanya," ujarnya saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (25/7/2012).

Menurut Suswono, akibat dari kesalahpahaman ini, daging stok sapi bakalan impor yang telah sampai di pelabuhan harus tertahan karena eksportir belum menyelesaikan bea masuk impor yang seharusnya hanya dikenakan untuk jenis lembu.

"Di Bea Cukai itu ada pengenaan tarif, padahal stok sapi bakalan eks impor 125.000-an. Cuma tadi terkendala karena bea cukai belum membolehkan keluar karena harus bayar tarif itu," jelasnya.

Namun, dalam minggu ini, stok sapi bakalan ini bisa keluar dari pelabuhan. Dengan demikian, daging impor ini dapat menambah pasokan sapi dari dalam negeri.

"Tapi minggu ini selesai, akan dikeluarkan. dan relatif tidak naik signifikan (harganya). Dari lokal sekitar 30.000 ekor, jadi ada 155.000 ekor untuk menyuplai, jadi aman stoknya," pungkasnya.

(nia/dru)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com