Harga Jengkol Melejit Hingga Rp 30.000/Kg, Naik 50%

Harga Jengkol Melejit Hingga Rp 30.000/Kg, Naik 50%

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 26 Jul 2012 10:59 WIB
Harga Jengkol Melejit Hingga Rp 30.000/Kg, Naik 50%
Jakarta - Belum selesai masalah tahu-tempe yang menghilang di Pasar, kini muncul fenomena produk sayuran seperti jengkol yang mulai langka. Jika pun ada, sayuran yang memiliki aroma khas ini harganya melejit mencapai Rp 30.000/Kg atau naik 50% dibanding Juni lalu.

Hal yang berbeda terjadi pada produk sayur-mayur lainnya seperti cabe dan bawang yang cenderung mengalami penurunan. Harga jengkol semakin tak tersentuh konsumen, terutama para konsumen untuk warung makan.

"Sebelum naik harga jengkol berada pada posisi Rp 20.000/Kg, tetapi Harga jengkol saat ini Rp 30.000/Kg (50%). Stagnan dari akhir bulan Juni yang langsung melejit Rp 30.000/kg," ungkap pedagang sayur, Idah kepada detikFinance di Pasar Tradisional Pelita, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (26/07/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Idah mengatakan harga jengkol sudah mulai terjadi kenaikan sejak bulan Mei 2012. Kondisi ini berimbas langsung minimnya omzet penjualan para pedagang jengkol di Pasar Pelita. Mereka mengaku omzet penjualan menurun hingga 50%.

"Di Pasar Induk Kramat Jati harganya Rp 27.000/kg, kita hanya ambil untung sedikit dipotong uang transport Rp 2.000, kita ambil untung per kg hanya Rp 1.000," katanya.

Idah menuturkan biasa perhari, ia bisa menjual 20 Kg jengkol, namun karena harga jengkol semakin tinggi penjualannya melorot hanya bisa menjual 6-8 Kg/hari.

(hen/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads