Buka Bazar Murah, Gita Wirjawan Jualan Minyak Goreng

Buka Bazar Murah, Gita Wirjawan Jualan Minyak Goreng

Angling Adhitya Purbaya - detikFinance
Sabtu, 28 Jul 2012 15:40 WIB
Buka Bazar Murah, Gita Wirjawan Jualan Minyak Goreng
Foto: Dok. detikFinance
Kudus - Ratusan warga Kudus mengantre menunggu dibukanya bazar murah di Pondok Pesantren Yayasan Miftahul Falah, Kudus, Jawa Tengah. Salah satu warga, Warsini rela antre sejak pagi demi mendapatkan sembako murah untuk persiapan lebaran.

"Sudah lama ngantre di sini, soalnya murah," ungkap Warsini di tengah kerumunan ibu-ibu lainnya di Pondok Pesantren Yayasan Miftahul Falah, Kudus, Sabtu (28/7/2012).

Setelah menunggu cukup lama, akhirnya penantian Warsini berakhir, Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan yang direncanakan membuka acara akhirnya tiba di lokasi. Gita berharap dengan adanya bazar murah tersebut dapat meredam kenaikan harga bahan pokok menjelang lebaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya berharap harga kebutuhan pokok menjelang lebaran dapat diredam dengan program pasar murah ini," katanya.

Sementara itu Managing Director Sinar Mas G. Sulistiyanto mengatakan, pihaknya telah mengadakan bazar murah tersebut rutin sejak tahun 2005 lalu. Kegiatan itu menurutnya merupakan program corporate social responbility (CSR) Sinar Mas.

"Salah satu unit usahanya adalah industri sawit terintegrasi," ujar Sulistiyanto.

Dalam bazar murah tersebut produk utamanya adalah minyak goreng bemerek Bintang 9 yang merupakan bentuk kerjasama PT Sinar Mas Agro Resources & Technology dan PB Nahdatul Ulama (NU). Minyak goreng yang disiapkan untuk bazar adalah 5.000 liter dengan harga Rp 18 ribu per dua liter.

"Di tingkat nasional, harga minyak goreng curah pada bulan Juli turun 0,44 persen dibandingkan bulan lalu menjadi Rp 11.475 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan stabil kisaran Rp 13.162 per liter," jelas Gita. Perbandingan harga itulah yang membuat Warsini dan warga lainnya rela antre sejak pagi.

Bazar itu akhirnya mulai dibuka sekitar pukul 11.00 WIB. Warga yang sudah menunggu lama bergegas menggeruduk stand minyak goreng Bintang 9. Para warga pun dilayani langsung oleh Gita yang didampingi istrinya sebagai simbolis pembukaan bazar. Dengan cekatan Mendag menerima uang dan memberi kembalian layaknya pedagang, sehingga belum ada lima menit berselang, stok minyak goreng yang disiapkan di atas meja sudah hampir habis.

"Ini merupakan bentuk kerjasama yang bagus sekali," kata Gita usai melayani pembeli.

Selain minyak goreng, di bazar tersebut dijual juga gula pasir dan beras yang tidak kalah murah. Tidak hanya itu aksesoris dan makanan buatan warga Kudus pun ikut dipajang dan siap diperjualbelikan di sana.

(alg/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads