Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan kepada detikFinance, Senin (30/7/2012).
"KRL Jabodetabek direncanakan bertambah kapasitas angkutnya tiap tahun sekitar 20-25%. Sehingga di tahun 2018/2019 bisa mencapai sekitar 1,25 juta-1,5 juta penumpang tiap harinya," tutur Jonan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga 2018/2019, ujar Jonan, jumlah gerbong KRL akan ditambah 1.400 gerbong sehingga totalnya akan mencapai 2.000 gerbong KRL di Jabodetabek.
"Semua gerbong tambahan adalah commuter line yang menggunakan AC. Menurut hemat saya, untuk pelayanan yang lebih baik, sebaiknya semua KRL menggunakan AC. Bertahap sampai 2018/2019," kata Jonan.
Jonan mengatakan peningkatan kapasitas penumpang dan fasilitas KRL ini membutuhkan dukungan pemerintah. Apabila harga tiket KRL tidak bisa dinaikkan, maka nilai PSO (subsidi) untuk kereta api harus ditingkatkan.
(dnl/ang)











































