Sekretaris perusahaan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Astried Swastika mengatakan, rencananya proyek kereta ini rencananya akan memiliki rute Manggarai-Sudirman-Tanah Abang-Duri-Angke-Pluit-Bandara Soekarno Hatta.
"Kan baru pra FS (feasibility study), namun kita sudah sounding-sounding. Banyak yang tertarik, dari berbagai negara. Namun mereka harus memilih," kata Astried kepada detikFinance, Selasa (31/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, Indonesia memang tengah membenahi infrastrukturnya. Proyek yang digagas pemerintah sangat banyak, padahal dana yang dimiliki negara terbatas.
Untuk itu dibuat skema kerjasama pemerintah-swasta (Public-Private Partnership). Terlebih swasta asing tengah mencari negara investasi baru dengan potensi keuntungan tinggi.
"Minat asing banyak, karena Indonesia punya pasar yang besar. Negara ini stabil, dengan makro ekonomi yang ada. Pasar Asia tengah jenuh, meski Vietnam yang juga maju, mereka (investor) sudah masuk," paparnya.
Sebelumnya, Direktur Utama SMI Emma Sri Martini menjelaskan pihak merupakan fasilitator. Tugas SMI membantu menyiapkan tahap-tahap dari awal perencanaan sampai tahap mengajak investor.
Hasil pra FS disebutkan lima opsi jalur kereta Bandara siap ditawarkan kepada Kementerian Perhubungan selaku stakholder dan mewakili pemerintah. Proyek ini rencananya akan dieksekusi semester II-2014, ketika FS selesai dilaksanakan pada akhir 2013.
(wep/dnl)










































