Boeing mengungkapkan pada hari Minggu bahwa ada masalah mesin saat pengujian landasan pacu. Boeing juga mengatakan sedang bekerja keras dengan National Transportation Safety Board (NTSB) mengenai masalah ini.
NTSB melalui pernyataannya hari ini, dikutip dari AFP (1/8/2012) mengatakan sedang menginvestigasi kegagalan mesin yang terjadi pada Boeing 787 Dreamliner selama uji taxi di Charleston. Dilaporkan semburan puing-puing dari mesin 787 menimbulkan sapuan api di Charleston International Airport hingga operasional harus dihentikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang penyidik penerbangan dari NTSB tiba di lokasi kejadian hari Minggu untuk mengumpulkan informasi dan sebagai hasilnya, mereka memutuskan untuk menggelar investigasi. Saham Boeing di indeks Dow Jones turun hampir 1% di akhir perdagangan.
Insiden ini merupakan masalah terbaru bagi 787, pesawat raksasa AS yang lama tertunda. 787 merupakan pesawat baru hemat bahan bakar yang sebagian besar bahannya terbuat dari material komposit.
Maskapai Jepang All Nippon Airways menerima pesawat 787 pertamanya pada September 2011 atau telat tiga tahun dari jadwal semestinya. Pada 23 Juli, ANA mengatakan kelima jet 787 Dreamliner-nya sedang diperbaiki karena ada cacat pada mesin Rolls-Royce.
ANA langsung melarang pesawat ini terbang pasca pengumuman Rolls-Royce tentang masalah di gearbox mesin pekan lalu. Pada Februari, Boeing mengatakan sekitar 55 Dreamliners-nya beresiko mengalami masalah di bagian rangka pesawat.
(ang/ang)










































