Seorang penjual beras di Pasar Induk Cipinang, Eric menuturkan jelang Lebaran stok beras relatif aman. Beberapa toko beras menyimpan stok beras sampai menjelang Hari Raya Lebaran nanti.
"Kalau harga disini sih tergantung pasar sama permintaan saja. Kalau stok beras, banyak harga murah. Tapi kalau stok dikit, harga dinaikin. Makanya kalau sekarang pada beli harga murah biar bisa disimpen nanti pas mau Lebaran bisa jual mahal," kata Eric kepada detikFinance di Pasar Cipinang, Kamis (2/8/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beras yang paling laku di pasaran adalah beras dengan kualitas menengah atau medium, yaitu yang harganya berkisar antara Rp 7.700- Rp. 7.800 per Kg.
"Kalau beras bisa distok kira-kira bisa 40 ton kalo toko kecil, tapi kalo toko gede bisa sampai 100-200 ton. Jadi ya tergantung luas tokonya," ungkap Untung seorang penjaga toko di Cipinang.
Toko beras ukuran kecil ukurannya 5x10 meter, untuk toko beras yang besar ukurannya mencapai 10x20 meter. Toko beras yang besar tersebut biasanya mempunyai gudang yang ukurannya bisa 2x lipat luas tokonya untuk menyimpan stok beras.
Keuntungan yang bisa didapatkan oleh para penjual beras biasanya Rp 300- Rp 400 /kg. Apabila harga melampau tinggi para pedagang bisa mendapat keuntungan Rp 500 /kg. Apabila menjelang lebaran, permintaan naik keuntungannya bisa lebih besar sampai 50%.
Modal dari pada pedagang beras ini mulai dari 300 juta untuk pedagang beras toko yang kecil untul 25 ton beras, tetapi toko besar bisa menghabiskan sampai Rp 2 miliar untuk 160 ton beras.
(hen/hen)










































