Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, ASDP telah menjalin kerjasama dengan Polda Lampung untuk mengawal pemudik. Menurutnya saat lebaran, ribuan pemudik roda 2 yang telah tiba di pelabuhan Bakauheni banyak yang berhenti lama menunggu pagi karena takut melanjutkan perjalanan.
"Kecenderungannya mudik lewat Merak malam hari, kemudian yang sepeda motor yang sampai di Pelabuhan Bakaheuni (Lampung), itu misalnya jam 2 atau 3 pagi tidak mau jalan. Mereka semua kumpul nunggu pagi karena tidak berani," ungkap Dahlan seusai bertemu dengan perwakilan BPPT di Kementerian BUMN, Jumat (3/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Malam itu juga ke Lampung nggak usah takut karena kalau sendiri-sendiri kesannya kan sedirian. Kalau ada apa-apa, dirampok orang misalnya. Nanti ada mobil polisi, konvoi ribuan motor dari kapal langsung berangkat," sambungnya.
Mantan Dirut PLN ini juga menjelaskan, dari 37 kapal yang beroperasi melayani pelabuhan Merak dan Bakauheni, nantinya akan dikordinasikan oleh ASDP. Ia juga yakin jika semua kapal beroperasi saat arus mudik di bawah koordinasi ASDP, kemacetan di pelabuhan dapat diminimalisir.
"Kita minta nanti khusus lebaran jangan sampai yang tidak ada yang tidak beroperasi. Sepanjang semua beroperasi tidak akan ada masalah," tutup Dahlan.
(hen/dru)










































