Humas Pelindo II Cabang Tanjung Priok Sofyan menegaskan bahwa pungli bisa dibasmi, ia menepis adanya anggapan bahwa pungli sesuatu yang tidak bisa dibasmi.
"Pungli, dibilang budaya mungkin "Iya", pungli harus kita jadikan bidikan utama kita bersama untuk kita hilangkan," katanya kepada detikFinance di kantor Teknik Pelindo Tanjung Priok, Senin (06/08/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada yang tidak bisa kita bereskan, hasil survey pelanggan harus kita telaah untuk membuat "pungli" ini hilang," katanya.
Pihak Pelindo II mengklaim telah berupaya untuk menertibkan pungli yang coba dilakukan oleh pihak aparat keamanan, seperti Angkatan Laut, Angkatan Udara, Polisi, dan bahkan juga oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) belum membuahkan hasil.
"Semua harus kita cegah dengan berbagai upaya, Pelindo sudah memiliki rencana dan upaya itu," paparnya.
Inisiatif-inisiatif yang dilakukan oleh pihak Pelindo II soal pemberantasan pungli antara lain:
- Menerapkan Tekonologi ICT yaitu teknologi informasi dan komunikasi dalam hal ini kontak person.
- PPKB barang yang dilakukan secara tripartit yaitu melibatkan Pelindo, Bank dan Pihak/institusi terkait.
- Slogan "NO PUNGLI"
- Brosur, Stiker dan spanduk yang bertemakan slogan No Pungli.
- Memberikan gaji yang cukup bagi pegawai Pelindo.
"Harus ada tindak lanjut dengan mengeluarkan peraturan-peraturan untuk meminimalisir bahkan menghilangkan apa yang dinamakan pungli," tutupnya
(hen/ang)











































