'Andy Lau' Terseret Gejolak Harga Kedelai

'Andy Lau' Terseret Gejolak Harga Kedelai

Inka Nesya - detikFinance
Selasa, 07 Agu 2012 15:41 WIB
Andy Lau Terseret Gejolak Harga Kedelai
Jakarta -

Gejolak harga kedelai di dalam negeri belakangan ini mengundang komentar anggota DPR-RI. Sampai-sampai ada banyolan menghubungkan nama artis Hongkong, Andy Lau. Kok bisa?

Anggota Komisi VII DPR RI yang juga wakil dari Asosiasi Pengusaha Tahu Tempe, Hilman Ismail Metareum mengatakan gejolak harga kedelai membuat galau dunia usaha. Fluktuasi harga kedelai juga membuat perajin tahu dan tempe dilema.

"Kami merasa resah dan galau terhadap naik turunnya harga. Sebagai user merasa resah, Andy Lau, Antara Dilema dan Galau," katanya dalam acara Diskusi Ketahanan Pangan 'Swasembada Kedelai 2014, Mungkinkah?' di kantor BPPT, Jakarta, Selasa (7/8/2012)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menuturkan untuk mengatasi ketidakstabilan harga tahu dan tempe ini perlu dibuat regulasi dari berbagai multi pihak. Selama ini mekanisme harga ini ditentukan oleh masing-masing kelompok di setiap wilayah yang dipengaruhi oleh suplai kedelai, sehingga harga dapat berubah-ubah.

"Mekanisme ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, harus ada pengelolaannya," kata Hilman.

Hilman menuturkan harapan dari Asosiasi Pengusaha Tahu Tempe ini adanya penetapan tata niaga kedelai agar bisa meningkatkan taraf hidup petani kedelai. Dengan demikian, maka bisa memberikan kemudahan terhadap akses kepada konsumen. Harapan para produsen ini dilandasi karena konsumen tahu tempe tidak hanya di dalam negeri saja, tetapi sudah sampai ke manca negara.

"Jangan sampai anggaran negara yang dipakai distribusi kedelai ini tidak tepat sasaran," katanya.

Ia meminta harus ada upaya-upaya pelatihan kepada para perajin tahu tempe untuk meningkatkan pendapatannya dan bisa memenuhi standar kesehatan dan gizi pada produksi tahu tempe yang tingkat higienisnya masih mengkhawatirkan.

(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads