Bos Beras: Dirut Bulog Harus Businessman Bukan Politikus

Bos Beras: Dirut Bulog Harus Businessman Bukan Politikus

Wiji Nurhayat - detikFinance
Selasa, 07 Agu 2012 15:53 WIB
Bos Beras: Dirut Bulog Harus Businessman Bukan Politikus
Jakarta -

Perum Bulog mendapat tugas menangani 5 komoditas pangan yaitu beras, jagung, kedelai, gula dan daging sapi, sesuai arahan Presiden SBY. Perluasan peran Bulog mendapat tanggapan dari pelaku usaha pedagang beras skala besar.

"Jika melihat berita kemarin, Bulog tidak hanya bermain pada beras tetapi pada 4 unsur lain yaitu Daging, jagung, kedelai dan gula. Saya teringat pada Zaman Soeharto bagaimana Bulog menjadi penyangga untuk bahan-bahan seperti beras, kedelai, gula dan tepung terigu," kata Direktur Utama PT Alam Makmur Sembada, Ayong Suherman Dinata kepada detikFinance, Selasa (7/8/2012)

Ayong mengaku menerima saja dengan keputusan dan tugas baru yang ditugaskan kepada Perum Bulog. Ia menegaskan bahwa Bulog harus menjalankan fungsinya sebagai stabilisasi harga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harus ada campur tangan Bulog mengenai harga, selain itu sistem dan kontrol harus segera diperbaiki oleh Bulog kedepan dan tetap menjalankan fungsinya sebagai stabilisasi harga," katanya.

Mengenai pernyataan SBY yang berpendapat bahwa dalam waktu dekat sudah diputuskan final peran Bulog khususnya untuk 5 Komoditas Pangan yakni Beras, Jagung, Kedelai, gula dan daging sapi, ia mendukung asal tidak mematikan sektor swasta.

"Harus dicamkan kita butuh pemimpin Bulog yang berjiwa Businessman bukan politikus, Bulog tidak boleh memonopoli pasar, yang saya takutkan sebenarnya adalah apakah Bulog bisa bersaing dengan swasta dengan orientasi keuntungan yang kecil yang Bulog dapatkan," paparnya.

(hen/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads