SilkAir, anak maskapai Singapore Airlines, memesan 68 pesawat baru dari Boeing. Nilai transaksi pembelian pesawat itu mencapai US$ 4,9 miliar (Rp 40,5 triliun).
Pemesanan tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah SilkAir dan masih akan bergantung pada negoisasi kesepakatan pembelian final. Kesepakatan tersebut akan meliputi pesanan pasti terhadap 54 pesawat serta hak pembelian tambahan sebanyak 14 pesawat.
Pesanan pasti akan terdiri atas 23 pesawat Boeing 737-800, dan 31 pesawat Boeing 737 MAX 8. Selain itu, SilkAir bisa menggantinya dengan varian lain dalam jajaran produk pesawat B737.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, SilkAir mengoperasikan 21 pesawat A319 dan A320 dengan 3 tambahan A320 yang akan diterima pada akhir tahun 2013.
"Kami terus melihat pertumbuhan yang sangat kuat di kawasan ini dan pesawat-pesawat baru tersebut akan memperkuat posisi SilkAir," kata Chief Executive SilkAir, Marvin Tan dalam keterangan tertulis, Rabu (8/8/2012).
"Pesawat-pesawat baru tersebut akan memungkinkan kami untuk memperluas jaringan destinasi kami dan meningkatkan kapasitas di beberapa rute yang ada, guna memberikan kontribusi kepada Grup SIA secara keseluruhan," tambahnya.
Menurutnya, pemilihan B737 dilakukan berdasarkan evaluasi yang cukup panjang dengan Airbus dan Boeing. Pemesanan ini akan memungkinkan perusahaan mempertahankan armada pesawat yang muda dan modern.
Boeing 737-800 adalah versi terlaris dari seri pesawat Next-Generation dengan satu lorong (single βaisle) yang diproduksi Boeing. B737 MAX saat ini masih dalam tahap pengembangan dan akan menjadi generasi terbaru dari seri B737 Next Generation.
(ang/wep)










































