SilkAir Borong 68 Boeing Senilai Rp 40 Triliun

SilkAir Borong 68 Boeing Senilai Rp 40 Triliun

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 08 Agu 2012 14:03 WIB
SilkAir Borong 68 Boeing Senilai Rp 40 Triliun
Jakarta -

SilkAir, anak maskapai Singapore Airlines, memesan 68 pesawat baru dari Boeing. Nilai transaksi pembelian pesawat itu mencapai US$ 4,9 miliar (Rp 40,5 triliun).

Pemesanan tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah SilkAir dan masih akan bergantung pada negoisasi kesepakatan pembelian final. Kesepakatan tersebut akan meliputi pesanan pasti terhadap 54 pesawat serta hak pembelian tambahan sebanyak 14 pesawat.

Pesanan pasti akan terdiri atas 23 pesawat Boeing 737-800, dan 31 pesawat Boeing 737 MAX 8. Selain itu, SilkAir bisa menggantinya dengan varian lain dalam jajaran produk pesawat B737.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengiriman pesawat tersebut akan dimulai tahun 2014 dan akan berlanjut sampai dengan tahun 2021, nantinya jumlah armada SilkAir akan naik dua kali lipat.

Saat ini, SilkAir mengoperasikan 21 pesawat A319 dan A320 dengan 3 tambahan A320 yang akan diterima pada akhir tahun 2013.

"Kami terus melihat pertumbuhan yang sangat kuat di kawasan ini dan pesawat-pesawat baru tersebut akan memperkuat posisi SilkAir," kata Chief Executive SilkAir, Marvin Tan dalam keterangan tertulis, Rabu (8/8/2012).

"Pesawat-pesawat baru tersebut akan memungkinkan kami untuk memperluas jaringan destinasi kami dan meningkatkan kapasitas di beberapa rute yang ada, guna memberikan kontribusi kepada Grup SIA secara keseluruhan," tambahnya.

Menurutnya, pemilihan B737 dilakukan berdasarkan evaluasi yang cukup panjang dengan Airbus dan Boeing. Pemesanan ini akan memungkinkan perusahaan mempertahankan armada pesawat yang muda dan modern.

Boeing 737-800 adalah versi terlaris dari seri pesawat Next-Generation dengan satu lorong (single –aisle) yang diproduksi Boeing. B737 MAX saat ini masih dalam tahap pengembangan dan akan menjadi generasi terbaru dari seri B737 Next Generation.

(ang/wep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads